INFORMASI DALAM BUKU FIKSI DAN NONFIKSI
Apa yang kamu
peroleh ketika membaca buku fiksi dan,nonfiksi? Ketika membaca buku fiksi, kamu
akan memperoleh hiburan dan kesenangan. Selain itu, membaca buku fiksi dapat
melatih kepekaan perasaanmu sesuai dengan perjalanan hidup yang dialami tokoh
dalam karya sastra tersebut.Saat membaca buku nonfiksi, kamu akan mendapatkan
informasi, pengetahuan, dan wawasan.
Informasi dalam
buku nonfiksi dapat kamu ketahui berdasarkan ide pokok atau gagasan utama tiap
paragraf dalam bacaan. Ide atau gagasan pokok adalah ide dasar yang mendasari
terbentuknya paragraf, bacaan, atau karangan. Informasi dalam ide pokok
tersebut dapat kamu jadikan kata kunci mengenai isi buku yang sedang dibaca.
Penentuan ide
pokok paragraf berdasarkan kalimat utamanya. Ide pokok atau gagasan pokok tiap paragraf
termuat dalam kalimat utama paragraf tersebut. Kalimat utama biasanya terletak
di awal, di akhir, serta di awal dan di akhir paragraf. Berdasarkan ide atau
gagasan pokok yang ditemukan, kamu dapat memahami isi buku yang dibaca.
Informasi tersebut juga akan.bermanfaat saat kamu menyusun ikhtisar atau
ringkasan isi buku. Informasi dalam buku tersebut juga dapat memperluas
pengetahuanmu.
Buku fiksi mengandung unsur-unsur berikut.
A. Unsur Intrinsik
1) Tema
Tema adalah
makna yang dikandung oleh sebuah cerita. Tema dapat bersinonim dengan ide dan
tujuan utama. Jadi, tema merupakan gagasan dasar umum, dasar cerita sebuah karya
yang digunakan pengarang untuk mengembangkan cerita.
2) Latar
Latar atau
setting disebut landas tumpu cerita. Latar berkaitan dengan pengertian tempat,
nubungan waktu, dan lingkungan sosial tempat terjadinya
peristiwa-peristiwa yang dicerita-kan. Latar atau seting meliputi tempat,
waktu, dan sosial.
3) Penokohan
Penokohan
adalah pelukisan gambaran jelas tentang seseorang yang ditampilkan dalam Sebuah
cerita. Pelukisan gambaran tokoh cerita ditafsirkan memiliki kualitas moral dan
kecenderungan tertentu seperti yang diekspresikan dalam ucapan dan aspek yang
dilakukan dalam tindakan.
4) Sudut Pandang
Sudut pandang
atau point of view merupakan cara pandang yang digunakan pengarang Scbagai
sarana untuk menyajikan tokoh, tindakan, atar, dan berbagai peristiwa yang
membentuk
cerita. Bentuk sudut pandang tokoh cerita yaitu sudut pandang orang
pertama dan ketiga.
a)
Sudut pandang
orang pertama
Dalam pengisahan cerita yang menggunakan sudut pandang orang
pertama, narator bertindak sebagai seseorang yang ikut terlibat dalam cerita.
Narator bertindak sebagai si "aku'", tokoh yang berkisah, dan
mengisahkan kesadaran diri sendiri.
b)
Sudut pandang
orang ketiga
Pengisahan cerita pada umumnya menggunakan sudut pandang orang
ketiga.Narator bertindak sebagai seseorang yang berada di luar cerita,
menampilkan tokoh-tokoh cerita dengan menyebut nama diri atau kata ganti orang
ketiga. Kata ganti tersebut,misalnya ia, dia, mereka, dan nama diri (Amri,
Budi, atau Citra).
c)
Sudut pandang
campuran
Dalam pengisahan cerita, pengarang menggabungkan penggunaan sudut
pandang orang pertama dan sudut pandang orang ketiga.
5)
Amanat
Aanat adalah
pesan yang ingin disampaikan penulis dalam sebuah cerita. Pesan dalam sebuah
cerita mencerminkan pandangan hidup pengarang. Pesan yang ingin disampaikan pengarang
disebut pesan môral. Pesan moral tersebut dapat berupa penerapan sikap dan tingkah
laku para tokoh yang terdapat pada sebuah cerita. Melalui cerita, sikap, dan
tingkah laku tokoh-tokoh tersebut diharapkan dapat menyajikan hikmah.
Jenis pesan
yang disampaikan dalam cerita bersifat tidak terbatas. Pesan dapat mencakup seluruh
persoalan hidup. Persoalan hidup dan kehidupan manusia dapat dikategorikan ke dalam
persoalan hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan manusia
lain dalam lingkup sosial, hubungan manusia dengan lingkungan alam, dan
hubungan manusia dengan Tuhan.
B. Unsur Ekstrinsik
1) Bahasa
Bahasa
merupakan sarana yang digunakan dalam karya sastra. Bahasa karya sastra dipengaruhi
oleh bahasa pengarang. Unsur bahasa dacrah dimungkinkan masuk ke karya sastra
tersebut. Bahasa pengarang berkaitan erat dengan unsur ekstrinsik.
2) Latar Belakang Pengarang
Latar belakang
pengarang meliputi pemahaman terhadap sejarah hidup pengarang dan juga sejarah
hasil karangan-karangan yang ditulis pengarang sebelumnya. Latar belakang pengarang
terdiri atas biografi pengarang, kondisi psikologis pengarang, dan aliran
sastra yang dianut pengarang.
3) Nilai-Nilai dalam Karya Sastra
Sebuah karya sastra termasuk cerpen mengandung
nilai-nilai kehidupan yang berlaku dalam masyarakat. Nilai-nilai tersebut
menggambarkan norma, tradisi, aturan, dan Kepercayaan yang dianut atau
dilakukan oleh masyarakat. Nilai-nilai tersebut meliputi nilai moral, sosial,
budaya atau adat istiadat, religi, dan politik.
a)
Nilai moral
merupakan nilai kehidupan yang berkaitan dengan akhlak atau budi pekerti (baik dan
buruk). Contoh nilai moral yaitu berbakti kepada orang tua, jujur, sabar, dan
ikhlas.
b)
Nilai sosial
merupakan nilai kehidupan yang berkaitan dengan norma atau aturan dalam kehidupan
bermasyarakat. Nilai sosial berhubungan dengan orang lain. Contoh nilai sosiial
yaitu saling memberi, tenggang rasa, dan saling menghormati pendapat orang
lain.
c)
Nilai budaya
merupakan nilai-nilai yang berkaitan dengan kebiasaan atau tradisi yang berlaku
dalam masyarakat. Contoh nilai budaya yaitu adat istiadat perkawinan atau kematian,
adat cara berpakaian, kesenian, dan upacara adat.
d)
Nilai religi
merupakan nilai yang berkaitan dengan kehidupan beragama. Contoh nilai religi
yaitu cara beribadah kepada Tuhan dan sistem kepercayaan.
e )
Nilai politik
merupakan nilai-nilai yang berkaitan dengan gejolak tata pemerintahan di suatu
daerah. Gejolak tersebut menjadi latar cerita. Latar peristiwa politik
dijadikan salah satu dokumen sejarah bangsa.
Unsur-usur Buku sebagai berikut.
Data Buku atau ldentitas Buku
1) Judul buku
2) Penulis atau pengarang
3) Nama Penerbit
4) Cetakan dan Tahun Terbit
5) Jumlah halaman
6) Jumlah Bab
7)Kata pengantar
Contoh kata pengantar buku
KATA
PENGANTAR
7) Daftar Isi
Contoh daftar isi
8) Daftar Pustaka
Daftar
pustaka memuat sumber rujukan buku. Biasanya terletak pada halaman paling
belakang buku.
Contoh daftar pustaka


0 Response to "INFORMASI DALAM BUKU FIKSI DAN NONFIKSI"
Posting Komentar